Rayakan HUT Ke-43, SMAN 2 Prabumulih Hidupkan Kembali SMANDA EVENT dan Tembus Final FIKSI Nasional 2026
Prabumulih, Sriwijaya News – Momentum hari ulang tahun (HUT) ke-43 SMAN 2 Prabumulih menjadi ajang pembuktian bangkitnya prestasi dan kreativitas siswa. Sekolah ini resmi menggelar SMANDA EVENT Ke-11 yang berlangsung selama empat hari, 7–10 September 2026, setelah sempat vakum selama beberapa tahun terakhir.
Kepala SMAN 2 Prabumulih, Yusrianto, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini kembali dihidupkan sejak dirinya mulai menjabat.
"Motivasi kita ialah memberikan tempat untuk menyalurkan bakat-bakat anak didik di Prabumulih ini, sekaligus untuk mempromosikan SMAN 2 Prabumulih," ujar Yusrianto saat ditemui di lingkungan sekolah.
SMANDA EVENT Ke-11 menghadirkan berbagai perlombaan tingkat SD hingga SMA se-Sumatera Selatan (Sumsel) dengan jadwal sebagai berikut:
* Senin (7 September): Pembukaan resmi dan penampilan Marching Band tingkat SMP/SMA.
* Selasa (8 September): Lomba Pengibaran Bendera, Semaphore Dance, dan Lomba Tari.
* Rabu (9 September): Lomba Solo Vocal tingkat SD/SMP/SMA se-Sumsel.
* Kamis (10 September): Penutupan acara sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang.
Selain sukses menghidupkan kembali event besar, SMAN 2 Prabumulih juga menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dua siswi kelas XII, Mutia Afifah dan Dinda Laura Lingga, berhasil menciptakan inovasi berupa detergen dari ekstrak buah nanas.
Inovasi tersebut sukses mengantarkan mereka menjadi finalis dalam ajang Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Pencapaian ini merupakan rekor perdana bagi sekolah, sekaligus menjadikan SMAN 2 Prabumulih sebagai satu-satunya perwakilan dari Kota Prabumulih. Di tingkat provinsi, Sumsel hanya berhasil mengirimkan 3 tim perwakilan, termasuk tim SMANDA yang bertanding di Bidang Agribisnis, Agroteknologi, dan Kemaritiman.
Pembina kegiatan, Yesi Puji Astuti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa timnya telah melewati dua tahap seleksi ketat dan siap berlaga di babak final yang akan digelar pada Oktober 2026 di Bali.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, tim inovator muda ini dijadwalkan akan bertemu dengan Walikota Prabumulih pada Rabu, 9 September 2026, untuk memperkenalkan karya membanggakan ini secara langsung.
"Harapan kami, semoga anak-anak SMAN 2 Prabumulih semakin semangat membuat karya tulis. Inovasi ini harus menjadi momentum agar ke depan semakin banyak lahir inovasi dari siswa-siswi Prabumulih. Dan tentu saja, semoga Oktober nanti di Bali bisa membawa pulang juara 1," harap Yesi.
Senada dengan hal itu, Kepala Sekolah Yusrianto berharap dukungan penuh sekolah mampu melecut motivasi siswa untuk terus melahirkan bibit-bibit unggul. Ia juga mengetuk perhatian dari pihak eksternal demi kemajuan pendidikan.
"Semoga kami juga mendapat support yang penuh dari pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Provinsi. Bantuan dari pemerintah sangat kami harapkan untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan mutu sekolah kita ke depan," pungkas Yusrianto. (Red)