Usung Tema 'Nexora', SMAN 4 Lahat Gelar MPLS Ramah Anak dan Bebas Perundungan
LAHAT, Sriwijaya News — SMAN 4 Lahat sukses menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para peserta didik baru selama lima hari, terhitung sejak 13 hingga 17 Juli. Sebanyak 288 siswa baru tampak antusias dan terlibat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung secara full day dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Secara nasional, pemerintah mengusung tema "MPLS Ramah". Menyelaraskan hal tersebut, SMAN 4 Lahat secara internal mengangkat tema "Nexora"(Next and Oration) dengan slogan Speak Today, Shape Tomorrow. Melalui tema ini, pihak sekolah ingin menyampaikan pesan kuat bahwa para siswa siap dibentuk di sekolah demi mencetak lulusan yang sukses di masa depan.
Ada yang unik dari pelaksanaan MPLS tahun ini. Penyampaian materi tidak dilakukan secara konvensional, melainkan mengusung konsep interaktif layaknya sebuah podcast. Para narasumber diposisikan sebagai bintang tamu yang diwawancarai.
Selain diisi oleh jajaran Kepala Sekolah dan para Wakil Kepala Sekolah (Waka), kegiatan ini juga menghadirkan motivator dari luar sekolah untuk menyuntikkan semangat dan motivasi belajar kepada para siswa baru.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMAN 4 Lahat, Gerry Sugiarto, M.Pd., Gr., menegaskan pentingnya menciptakan suasana sekolah yang nyaman, ceria, dan penuh kehangatan bagi peserta didik. Sekolah berkomitmen penuh menjadi institusi yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).
"Kami ingin siswa merasa nyaman dan senang datang ke sekolah. Sekolah ini sangat ramah anak dan berkomitmen penuh mencegah perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun di media sosial," ujar Gerry.
Untuk menekan risiko perundungan di media sosial, SMAN 4 Lahat membentuk tim khusus bernama Penegak Disiplin Sekolah (PDS) yang bertugas mengawasi aktivitas digital para siswa.
Tak hanya itu, sekolah juga menanamkan budaya 7S secara konsisten, yaitu: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santum, Sabar, Semangat.
Penerapan budaya 7S ini terlihat nyata di lingkungan sekolah. Para murid tampak terbiasa saling menyapa dan melempar senyum ramah, tidak hanya kepada sesama siswa dan guru, tetapi juga kepada para tamu yang berkunjung.
Membentuk Jiwa Kepemimpinan
Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilalui, pihak sekolah berharap para siswa baru dapat dengan cepat beradaptasi dengan rutinitas serta kehidupan dinamika di SMAN 4 Lahat.
"Dengan berbagai kegiatan yang telah mereka lalui selama MPLS, kami berharap dapat membentuk karakter siswa yang berjiwa pemimpin dan siap menghadapi masa depan," pungkas Gerry. (Tim)