SMKN 2 Palembang Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Usung Konsep Ramah dan Edukatif

PALEMBANG, Sriwijaya News — SMK Negeri 2 Palembang resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 13 Juli 2026 hingga Jumat, 17 Juli 2026 ini mengusung konsep "MPLS Ramah 2026".

Pembukaan MPLS ditandai dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., selaku pembina upacara di lapangan sekolah. Dalam pembukaan ini, seluruh peserta didik baru secara resmi disambut untuk memulai masa transisi mengenali lingkungan belajar yang baru.
Pada hari pertama, setelah pelaksanaan upacara pembukaan dan pembagian kelompok, para siswa baru diarahkan menuju area basement untuk menerima sejumlah materi penting. Di antaranya adalah pengenalan visi, misi, tujuan, dan budaya sekolah oleh Wakabid Manajemen Mutu, serta pemaparan materi intrakurikuler mengenai mata pelajaran wajib dan pilihan serta 8 Profil Lulusan oleh Wakabid Kurikulum. 
Selain itu, siswa juga dibekali materi mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta tata tertib sekolah oleh Wakabid Kesiswaan.
Berdasarkan agenda resmi sekolah, rangkaian kegiatan MPLS ramah ini akan diisi dengan berbagai program edukatif dan penguatan karakter selama sepekan ke depan. Beberapa materi yang akan diberikan meliputi latihan kedisiplinan (LTBB) dan Empat Pilar Kebangsaan yang bekerja sama dengan pihak Dan Ramil 418-06/KBJ.

Selain pengenalan internal seperti fasilitas sekolah, perpustakaan Galaxy, dan pengenalan program kewirausahaan serta industri, SMKN 2 Palembang juga menggandeng Polrestabes Palembang pada hari Kamis mendatang untuk memberikan penyuluhan penting terkait pencegahan isu NAPZ, bahaya judi online, bahaya tawuran, hingga keselamatan berlalu lintas.

Menjelang akhir pekan, para peserta didik baru juga akan diajak untuk mengenal area bengkel produktif sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing, menyaksikan demonstrasi kreativitas dari berbagai ekstrakurikuler (Demo Ekskul), hingga ditutup dengan Apel Penutupan MPLS pada Jumat sore.

Kepala SMKN 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa konsep ramah lingkungan sengaja dipilih demi kenyamanan psikologis siswa baru."Kami mengusung MPLS Ramah 2026 karena kami bertujuan tidak ada aksi-aksi perpeloncoan, di mana hal itu merupakan awal mula dari aksi bullying dan dendam antar-angkatan," ujar Suparman.

Beliau berharap metode pendekatan yang humanis ini dapat membantu siswa beradaptasi dengan cepat. "Dengan MPLS ramah ini, kami berharap anak-anak yang baru diterima ini dapat mengenal lingkungan sekolah mereka sekaligus mencintai sekolah mereka, karena kami berupaya mengenalkan sekolah dengan penuh kegembiraan dan ramah tamah," pungkasnya. (TIM) 
Diberdayakan oleh Blogger.