Gelar MPLS Ramah di SMAN 11 Palembang, Kepala Sekolah: "Zero Kekerasan, Lingkungan nyaman Untuk Semua Murid"



PALEMBANG, Sriwijaya News — SMAN 11 Palembang resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 480 Murid baru. Mengusung konsep sekolah ramah anak, pihak sekolah berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perpeloncoan.

Berbeda dari jadwal biasanya, pelaksanaan MPLS di SMAN 11 Palembang berlangsung selama lima hari, dimulai sejak Sabtu, 11 Juli 2026 hingga Kamis, 16 Juli 2026.
Kepala SMAN 11 Palembang, Sunandar, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pergeseran jadwal ini dilakukan demi efektivitas agenda sekolah agar tidak berbenturan dengan kegiatan kesiswaan lainnya.
"Kami melaksanakan MPLS sehari lebih cepat karena agenda ekstrakurikuler Bujang Gadis sudah mengagendakan untuk melakukan kegiatannya pada hari Jumat - Sabtu. Agar tidak tabrakan, makanya kami geser sehari," ujar Sunandar saat diwawancarai di lingkungan sekolah.

Terkait substansi kegiatan, Sunandar menegaskan bahwa fokus utama MPLS tahun ini adalah memberikan rasa aman dan kehangatan bagi para murid yang baru bertransisi dari jenjang sekolah menengah pertama sesuai dengan tema MPLS kali ini, yaitu 'Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Ramah, Inklusif dan Bebas Kekerasan Anak Indonesia Hebat'. Pihak sekolah ingin memastikan seluruh ekosistem pendidikan di SMAN 11 Palembang menyambut para siswa baru dengan terbuka.
"Yang ingin kami capai dari tema tersebut, yaitu anak-anak ini nyaman, aman, ramah. Kami siapkan semua warga sekolah ini ramah terhadap anak-anak. Kami menginginkan SMAN 11 ini bebas dari kekerasan, baik secara verbal maupun fisik," tegasnya.

Guna memastikan penyampaian materi berjalan edukatif dan tepat sasaran, seluruh pengisi materi dalam kegiatan MPLS ini melibatkan kolaborasi internal antara dewan guru dan pengurus OSIS.

Pengawasan ketat juga terus dilakukan sepanjang kegiatan berlangsung.
"Kami selalu mengontrol agar seluruh kegiatan ini benar-benar ramah anak dan anti perpeloncoan. Pihak sekolah berkomitmen penuh agar SMAN 11 ini menjadi sekolah yang ramah anak. Zero perpeloncoan dan kekerasan!" tambah Sunandar.

Melalui momentum MPLS ini, Sunandar berharap para peserta didik baru dapat segera menyatu dengan kultur belajar yang positif di sekolah. Adaptasi yang baik dinilai menjadi kunci awal kesuksesan akademis maupun non-akademis Murid di masa depan.

"Kami harapkan anak-anak baru ini dapat mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan barunya, sehingga mereka dapat belajar dengan aman, nyaman, dan damai, sehingga dapat mencapai cita-cita mereka," pungkasnya. (MA) 

Diberdayakan oleh Blogger.