Peringati Hardiknas 2026, SMKN 2 Empat Lawang Tekankan Inovasi dan Karakter Siswa
EMPAT LAWANG, Sriwijaya News – Keluarga besar SMK Negeri 2 Empat Lawang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan khidmat di lapangan utama sekolah, Desa Nanjungan, Kecamatan Pendopo, Senin (2/5). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Saling Keruani Sangi Keruawati.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 2 Empat Lawang, Mahsun, S.Ag., M.Pd ini diikuti oleh jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa dari berbagai kompetensi keahlian, mulai dari Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Otomotif, hingga Akuntansi.
Dalam amanatnya, Mahsun menyampaikan pesan penting mengenai filosofi Ki Hadjar Dewantara serta relevansinya dengan tantangan pendidikan di era digital saat ini.
Beliau menekankan bahwa SMK harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang kompeten secara teknis namun tetap memiliki karakter yang kuat. Ditambah SMKN 2 Empat Lawang baru saja berhasil meningkatkan Akreditasi mereka dari yang sebelumnya akreditasi B menjadi akreditasi A, hal ini menunjukkan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan demi terciptanya lulusan lulusan yang Berkualitas.
"Peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah saat di mana kita kembali meneladani semangat perjuangan Bapak Pendidikan kita. Di SMKN 2 Empat Lawang, kita berkomitmen untuk terus berinovasi guna memastikan lulusan kita tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi. Hal itu terlihat dari Akreditasi kita yang Alhamdulillah sudah meningkat, dan tentu harapan kita kedepannya semakin berkualitas juga alumni alumni yang lulus dari sekolah ini," ujar Mahsun dalam arahannya.
Sejalan dengan tema besar pendidikan nasional, Mahsun juga menyoroti pentingnya penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Menurutnya, di tengah kemajuan teknologi otomotif dan digital yang dipelajari siswa di sekolah, nilai-nilai kemandirian, gotong royong, dan akhlak mulia tetap menjadi fondasi utama.
Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik di SMKN 2 Empat Lawang untuk terus bertransformasi dan adaptif terhadap perkembangan kurikulum. Sinergi antara guru sebagai penggerak dan siswa sebagai subjek pembelajar menjadi kunci suksesnya kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Pendopo.
"Harapan kita, SMKN 2 Empat Lawang terus menjadi institusi pendidikan yang unggul. Kita ingin siswa kita tidak hanya ahli di bengkel atau laboratorium komputer, tapi juga menjadi pribadi yang santun dan disiplin dalam bermasyarakat," tutupnya.
Peringatan Hardiknas ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Empat Lawang dan sesi foto bersama jajaran pendidik yang menambah nuansa khidmat serta semangat nasionalisme. (MA/SN)