SMAN 1 Tungkal Jaya Resmi Terapkan PJJ Penuh, Taati Instruksi Gubernur dan Dinas Pendidikan Terkait Kabut Asap
MUBA, Sriwijaya News – Menyusul instruksi resmi terbaru dari Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Musi Banyuasin (Muba), dan Dinas Pendidikan Provinsi, SMAN 1 Tungkal Jaya resmi mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring penuh mulai hari ini, Rabu (16/9/2026).
Keputusan ini diambil guna mematuhi arahan tegas dari pemerintah pusat dan daerah demi melindungi kesehatan seluruh peserta didik dan tenaga kependidikan dari bahaya kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kian memburuk.
Langkah responsif ini sekaligus memperbarui kebijakan taktis sekolah yang diambil sehari sebelumnya. Sebagaimana diberitakan kemarin, SMAN 1 Tungkal Jaya awalnya sempat bertahan menggunakan opsi pembelajaran tatap muka terbatas dengan memangkas jam operasional sekolah hingga pukul 12.30 WIB demi menjaga ritme kedisiplinan siswa.
Namun, melihat dinamika kualitas udara yang kian mengkhawatirkan serta adanya instruksi wajib dari jajaran Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba, manajemen sekolah bergerak cepat untuk menaati regulasi tertinggi tersebut.
Kepala SMAN 1 Tungkal Jaya, Ridhuan, S.Pd., M.M, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa kini menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Meskipun peralihan kembali ke metode daring ini memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga kedisiplinan belajar pasca-pandemi, pihak sekolah optimistis dapat mengawal proses PJJ ini dengan pengawasan yang ketat dari para guru dan orang tua.
Melalui pengumuman resmi ini, Ridhuan, S.Pd., M.M. mengimbau kepada seluruh siswa untuk tetap berada di dalam rumah, memanfaatkan fasilitas belajar daring dengan maksimal, serta dilarang keras melakukan aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Pihak sekolah juga meminta kerja sama para orang tua untuk memantau kedisiplinan anak-anak mereka selama masa tanggap darurat bencana kabut asap ini berlangsung. (Tim)