Tingkatkan Aksesibilitas dan Pemasaran, Mahasiswa KKN STISIPOL Candradimuka Digitalisasi Kampung Gerabah
PALEMBANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIPOL Candradimuka meluncurkan program pemetaan digital (geotagging) dan menggelar lomba fotografi di Kampung Gerabah. Kegiatan yang berlangsung sepanjang masa KKN sejak 7 Juli hingga 8 Agustus 2026 ini bertujuan mendorong pelestarian budaya sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan lokal ke ekosistem digital.
Ketua Tim KKN STISIPOL Candradimuka menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada dua pilar utama, yakni pendaftaran titik lokasi usaha secara presisi pada platform Google Maps serta pelibatan publik melalui media sosial.
"Kami mengidentifikasi kendala utama pengrajin tradisional ada pada keterbatasan akses informasi digital. Melalui geotagging, lokasi Kampung Gerabah kini dilengkapi jam operasional, deskripsi sentra, kontak pengrajin, serta ulasan positif," ujarnya.
Inovasi Promosi Berbasis Partisipasi Publik
Memasuki minggu puncak pelaksanaan program, tim KKN juga mendirikan stan foto (photobooth) berlatar kerajinan gerabah artistik di kawasan Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga). Fasilitas ini dimanfaatkan sebagai sarana pelaksanaan lomba fotografi yang terbuka bagi masyarakat umum, wisatawan, hingga pengrajin lokal.
Setiap peserta diwajibkan mengunggah foto berinteraksi dengan produk gerabah ke akun media sosial pribadi seperti Instagram, TikTok, dan Facebook dengan penandaan (tagging) lokasi yang telah didaftarkan. Strategi ini secara otomatis mengubah para pengunjung menjadi agen promosi organik bagi Kampung Gerabah.
Dampak dan Keberlanjutan Program
Kombinasi antara geotagging dan lomba fotografi ini terbukti memberikan dampak signifikan bagi ekosistem sentra kerajinan:
°Kemudahan Navigasi: Wisatawan dan calon pembeli dari luar daerah kini dapat dengan mudah menemukan lokasi sentra industri menggunakan sistem GPS.
°Penguatan Kredibilitas: Penambahan foto resmi serta ulasan pengguna meningkatkan kepercayaan calon pembeli secara signifikan.
°Arsip Digital: Menghasilkan ratusan konten visual autentik yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola kampung maupun dinas terkait sebagai bahan promosi jangka panjang.
Melalui digitalisasi ini, masyarakat dan para pengrajin Kampung Gerabah diharapkan dapat terus mengelola profil digital mereka secara mandiri guna menjaga keberlanjutan ekonomi dan kelestarian budaya lokal. (red)